GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category

Jelajahi Gorontalo

PemerintahanBisnisPerikananSenin, 25 September 2023

Soal Tali Asih Penambang Pohuwato, Penjagub Gorontalo Minta Waktu

Penjabat Gubernur Ismail Pakaya (baju khaki) saat memimpin rapat Forkopimda diperluas, di Kantor PUPR Pohuwato, Senin (25/9/2023). (Foto: Nova) POHUWATO, Kominfotik – Penjabat Gubernur Gorontalo…

Soal Tali Asih Penambang Pohuwato, Penjagub Gorontalo Minta Waktu

Penjabat Gubernur Ismail Pakaya (baju khaki) saat memimpin rapat Forkopimda diperluas, di Kantor PUPR Pohuwato, Senin (25/9/2023). (Foto: Nova) POHUWATO, Kominfotik – Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya siap untuk memfasilitasi tuntutan penambang Pohuwato menyoal tali asih yang diberikan perusahaan tambang setempat. Isu itu menjadi salah satu pemicu aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Kamis pekan kemarin. Pada Rapat Forkopimda Diperluas yang dipimpin Penjagub Ismail, Senin (25/9/2023) menghadirkan semua unsur. Termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan penambang rakyat. Hadir juga Staf Ahli Mendagri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga Togap Simangunsong serta Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Irjenpol Merdisyam. “Kita harus bicarakan dengan pihak investor atau perusahaan, manakala sudah ada kesepakatan kesepakatan tentu akan kita sampaikan kepada media. Jadi sekali lagi beri waktu bagi pemerintah untuk memediasi, mendialogkan terkait aspirasi penambang dengan pihak perusahaan,” kata Penjagub Ismail saat sesi konferensi pers. Isu Tali Asih yang dituntut penambang rakyat atas lahan yang dikuasai PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) terasa menjadi rumit dipecahkan. Persoalan ini bahkan sudah berlangsung sejak belasan tahun lalu. Kedua pihak belum menemui kata sepakat terkait harga pembebasan lahan. Diketahui ada sekitar 2000 proposal penambang yang masuk ke perusahaan dengan nilai ratusan juta hingga miliaran Rupiah. Saat aksi unjuk rasa pecah Kamis kemarin, pembayaran tali asih sedang berlangsung namun dengan nilai yang belum dianggap sesuai. Ada warga yang mendapatkan Tali Asih antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta. Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi memberikan pernyataan pada rapat Forkopimda diperluas. (Foto: Nova) “Kami pemerintah Pohuwato sudah berupaya memediasi. Bahkan kalau bisa tali asih ini di-APBD-kan, kami bayarkan di APBD. Biar ka

Pariwisata & BudayaPohuwatoPemprov Gorontalo
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Komentar dinonaktifkan untuk artikel ini.

Baca Juga