Saksikan Penuangan Emas Perdana, Gubernur-Wagub Tekankan Kepatuhan AMDAL
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menghadiri syukuran Pani Gold Mine Sabtu (14/2/2026). Foto – Nova Diskominfotik. Pohuwato, Kominfotik – Tambang Emas Pani atau Pani Gold Mine…

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menghadiri syukuran Pani Gold Mine Sabtu (14/2/2026). Foto – Nova Diskominfotik. Pohuwato, Kominfotik – Tambang Emas Pani atau Pani Gold Mine (PGM) di Kabupaten Pohuwato resmi melakukan first gold pour atau penuangan emas perdana, Sabtu (14/2/2026). Momentum bersejarah ini disaksikan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen perusahaan. Penuangan emas perdana tersebut menandai dimulainya tahap produksi aset strategis yang dikelola oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk. Usai menyaksikan langsung proses produksi di ruang pengolahan, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan bahwa produksi perdana ini menjadi tonggak penting bagi perekonomian Gorontalo. Dari sekitar 150 ribu ton material pasir yang diolah, perusahaan menghasilkan kurang lebih 14,73 kilogram emas pada tahap awal produksi. Menurutnya, kehadiran Pani Gold Mine diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat kapasitas fiskal daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pohuwato. “Ini tentu menjadi momentum yang baik bagi daerah. Kita berharap investasi ini benar-benar memberi dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujar Wakil Gubernur. Namun demikian, ia menegaskan bahwa aspek lingkungan tidak boleh diabaikan dalam proses produksi. “Seperti tadi yang dikatakan pak gubernur, kami menekankan agar perusahaan tetap patuh terhadap ketentuan AMDAL. Pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Jangan sampai aktivitas pertambangan memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” tegasnya. Wagub menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus melakukan pengawasan agar operasional pertambangan berjalan sesuai regulasi,


