GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category

Jelajahi Gorontalo

PemerintahanSosialPerikananSenin, 9 Maret 2026

Pemprov Gorontalo Jelaskan Prioritas Penyaluran Bansos Tahun 2026

Gubernur Gorontalo dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie saat melayani pembeli di pasar murah beberapa waktu lalu khusus masyarakat di Kota Gorontalo. (Dok. Kominfotik). Kota Gorontalo,…

Pemprov Gorontalo Jelaskan Prioritas Penyaluran Bansos Tahun 2026

Gubernur Gorontalo dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie saat melayani pembeli di pasar murah beberapa waktu lalu khusus masyarakat di Kota Gorontalo. (Dok. Kominfotik). Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan penjelasan terkait tidak masuknya Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo Utara sebagai wilayah penerima bantuan pangan pada tahun 2026. Kebijakan tersebut ditegaskan bukan sebagai bentuk penghapusan wilayah penerima, melainkan penyesuaian prioritas akibat keterbatasan fiskal daerah. Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Relfin Buata menjelaskan bahwa, penetapan wilayah sasaran bantuan tahun ini didasarkan pada kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi anggaran. “Anggaran APBD provinsi termasuk yang mengalami efisiensi, sehingga hanya tiga daerah yang diprioritaskan dari wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, yakni Kabupaten Boalemo, Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo,” kata Relfin saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026). Ia menambahkan, kebijakan efisiensi tersebut turut memengaruhi jumlah keluarga penerima manfaat (KPM). Jika pada tahun sebelumnya bantuan sosial menjangkau sekitar 9.000 KPM di seluruh kabupaten/kota, pada tahun 2026 jumlahnya menjadi sekitar 3.000 KPM yang difokuskan pada tiga wilayah prioritas. Menurut Relfin, bantuan bahan pangan tahun ini diprioritaskan bagi kelompok rentan, khususnya lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang telah terdaftar dalam sistem Single Identity Number (SIN) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Prioritas penerima berada pada desil 1 dan 2 sekitar 85 persen, sedangkan desil 3 sampai 5 sebesar 15 persen. Berdasarkan data SIN, tiga kabupaten tersebut memiliki jumlah lansia dan penyandang disabilitas terbanyak dengan kategori miskin ekstrem,” jelasnya. Ia mene

KabgorPolitik & PemerintahanGorutKota GorontaloBone BolangoPemprov Gorontalo
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Komentar dinonaktifkan untuk artikel ini.

Baca Juga