Momentum Ramadan, Warga Nonmuslim di Popayato Turut Rasakan Manfaat BLP3G
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Emma Balla warga lansia Desa Kelapa Lima yang turut mendapatkan bantuan BLP3G dari pemerintah Provinsi Gorontalo. (Foto – Nova…

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Emma Balla warga lansia Desa Kelapa Lima yang turut mendapatkan bantuan BLP3G dari pemerintah Provinsi Gorontalo. (Foto – Nova Diskominfotik). Pohuwato, Kominfotik – Momentum Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi warga di wilayah barat Kabupaten Pohuwato. Program Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) tidak hanya dirasakan umat Muslim, tetapi juga warga nonmuslim yang masuk dalam kategori lanjut usia dan penyandang disabilitas. BLP3G secara simbolis diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Reflin Buata, di lima kecamatan se-Kabupaten Pohuwato, Rabu (4/2/2026). Di antara penerima bantuan, tampak Emma Balla, warga Desa Kelapa Lima, Kecamatan Popayato Timur. Lansia 86 tahun itu rela berjalan kaki menuju kantor camat demi memperoleh bantuan pangan. Dengan wajah haru, ia mengaku bersyukur namanya tercatat sebagai penerima. “Puju syukur, sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya singkat. Hal senada disampaikan Ayuba Daud (77), warga Desa Maleo. Pria yang dikenal sebagai tukang obat atau dukun kampung itu mengaku baru kali ini namanya tercantum sebagai penerima bantuan. “Biasanya anak atau menantu saya yang dapat. Sekarang saya sendiri yang sudah lansia ini bisa menerima. Sangat bersyukur,” ujarnya. Sementara itu, Camat Popayato Timur Arifin Isa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur bersama rombongan. Menurutnya, kehadiran pimpinan hingga ke wilayah terluar menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi dalam memperhatikan masyarakat, terlebih di tengah fluktuasi harga pangan yang tidak menentu. “Semoga program seperti ini terus berlanjut setiap tahun. Ada beberapa lansia yang tidak bisa hadir ibu wagub, tapi sudah kami komunikasikan dengan pendamping agar proses penyeraha


