GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category

Jelajahi Gorontalo

PemerintahanAlamPerikananKamis, 12 Maret 2026

Literasi Keuangan Jadi Perhatian TPAKD Gorontalo

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memberikan sambutan pada High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Gorontalo Tahun 2026, di Ruangan Dulohupa Kantor Gubernur…

Literasi Keuangan Jadi Perhatian TPAKD Gorontalo

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memberikan sambutan pada High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Gorontalo Tahun 2026, di Ruangan Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (12/03/2026). (Foto : Valen) Kota Gorontalo, Kominfotik — Penguatan literasi keuangan masyarakat menjadi perhatian utama dalam upaya mendorong pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memberikan sambutan pada High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Gorontalo Tahun 2026, di Ruangan Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (12/03/2026). Gubernur Gusnar Ismail menilai, berbagai kebijakan dan program yang dirancang pemerintah dalam sektor keuangan belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Kondisi ini berdampak pada masih terbatasnya pemanfaatan layanan lembaga keuangan, baik perbankan maupun non-perbankan. “Persoalan utama kita adalah apa yang ada dalam pikiran kita sebagai pembuat kebijakan, belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Kalau pun sudah dipahami, sering kali hanya sekadar lewat saja,” ujarnya. Menurutnya, di lapangan lembaga keuangan formal justru kerap kalah bersaing dengan pemilik modal privat. Hal tersebut menunjukkan masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat terhadap sistem keuangan formal. “Setelah kita cermati, persoalan ini memang berkaitan dengan literasi. Karena itu pendekatannya harus top-down, harus dimulai dari kita untuk kemudian disosialisasikan ke masyarakat,” jelas Gusnar. Ia mencontohkan perbedaan pemahaman masyarakat terhadap lembaga perbankan dibandingkan dengan lembaga seperti Pegadaian. Padahal secara prinsip, keduanya sama-sama menjalankan manajemen pengelolaan keuangan. Lebih lanjut, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi penting seiring dengan dinamika pembangunan ekonomi daerah yang terus bergerak naik. Ketika pe

Politik & PemerintahanKota GorontaloPemprov Gorontalo
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Komentar dinonaktifkan untuk artikel ini.

Baca Juga