GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category

Jelajahi Gorontalo

PemerintahanPembangunanAlamRabu, 8 Oktober 2025

Delapan Indikator Utama Pembangunan Jadi Fokus Akuntabilitas Pemprov Gorontalo

Foto bersama pada kegiatan implementasi SAKIP Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan evaluasi implementasi oleh Tim Evaluator Kementerian PANRB di Ballroom Hotel Aston, Rabu (8/10/2025). (Foto : Mila)…

Delapan Indikator Utama Pembangunan Jadi Fokus Akuntabilitas Pemprov Gorontalo

Foto bersama pada kegiatan implementasi SAKIP Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan evaluasi implementasi oleh Tim Evaluator Kementerian PANRB di Ballroom Hotel Aston, Rabu (8/10/2025). (Foto : Mila) Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahan melalui delapan indikator utama pembangunan daerah. Sejumlah capaian positif berhasil diraih pada tahun 2024 meski masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim menjelaskan, dari sisi pertumbuhan ekonomi, capaian tahun 2024 sebesar 4,13 persen masih di bawah target 6,42 persen. Namun demikian, sejumlah indikator lain menunjukkan tren yang menggembirakan. PDRB per kapita meningkat dari target Rp36,71 juta menjadi Rp44,43 juta, sementara angka kemiskinan turun dari 14,54 persen menjadi 13,13 persen atau sekitar 170 ribu penduduk. “Kita selalu dihadapkan dengan angka kemiskinan yang masih lumayan besar. Sehingga perhatian untuk bagaimana kita segera membuka sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja baik di sisi pertanian, industri dan lain sebagainya. Ini menjadi PR kita semua untuk senantiasa kita perbaiki dan bangun agar lebih banyak lagi angkatan kerja yang bisa masuk dalam Bursa Tenaga Kerja di Provinsi Gorontalo,” kata Sofian. Tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 3,49 persen menjadi 3,13 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari target 70,02 menjadi 72,01 poin. Sementara itu, tingkat inflasi berhasil ditekan hingga 0,57 persen year-on-year, jauh di bawah target 4–5 persen. Dari indikator lingkungan dan tata kelola, emisi gas rumah kaca tercatat 27,30 dari target 30 poin, dan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) mencapai 81,70 persen dari target 94,01. Namun, Indeks Reformasi Birokrasi justru melampaui target, naik dari 65,70 menjadi 77,73 poin. Sekdaprov menyebutkan, p

Politik & PemerintahanKota GorontaloPemprov Gorontalo
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Komentar dinonaktifkan untuk artikel ini.

Baca Juga